Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres 50 Kota Gelar Skrining NAPZA di SMA N 1 Guguak



LIMA PULUH KOTA,  Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres 50 Kota menggelar Kampanye Anti Narkoba dan Skrining NAPZA bagi siswa SMA Negeri 1 Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.


Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Guguak, Jorong Kubang Tungkek, Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Selasa (1/9/2026). Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB.


Kampanye tersebut diikuti para siswa dan siswi SMA Negeri 1 Guguak. Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kasatresnarkoba Polres 50 Kota AKP Riki Yovrizal, S.H., M.H., Ketua Tim Penyuluh Narkoba BNNK Payakumbuh Denni Ashar, S.Ikom., serta Pj. PTM Dinas Kesehatan Payakumbuh Indah Martinlova, S.Km.


Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika dan NAPZA, dampak penyalahgunaan, ciri-ciri ketergantungan, hingga langkah pencegahan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.


Selain itu, para siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai aspek hukum terkait penyalahgunaan dan peredaran narkotika.


Polisi Ajak Pelajar Berani Tolak Narkoba

Kasatresnarkoba Polres 50 Kota AKP Riki Yovrizal mengajak para pelajar memahami bahaya narkoba sejak dini. Menurutnya, lingkungan dan pergaulan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.


Ia juga mendorong para siswa untuk berani menolak setiap ajakan atau pengaruh yang dapat mengarah pada penyalahgunaan narkoba.


45 Siswa Jalani Skrining NAPZA

Setelah penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan skrining NAPZA melalui pemeriksaan urine terhadap 45 siswa.


Dari hasil skrining awal tersebut, terdapat empat siswa yang memperoleh hasil positif THC.


Namun, hasil skrining awal tersebut perlu ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Penanganan terhadap siswa dilakukan dengan mengedepankan aspek pembinaan, edukasi, serta langkah lanjutan oleh pihak terkait.


Hal ini penting agar hasil skrining tidak serta-merta dimaknai sebagai bukti bahwa seseorang telah terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa dapat menyampaikan pertanyaan terkait bahaya narkoba, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, hingga aspek hukum dalam tindak pidana narkotika.


Pertanyaan para siswa dijawab secara bergantian oleh narasumber dari Polres 50 Kota, BNNK Payakumbuh dan Dinas Kesehatan.


Kegiatan Kampanye Anti Narkoba dan Skrining NAPZA tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.


Melalui kegiatan tersebut, Polres 50 Kota bersama BNNK Payakumbuh dan Dinas Kesehatan berupaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelajar mengenai bahaya narkoba serta pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan NAPZA.


Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, berprestasi dan memiliki ketahanan terhadap pengaruh penyalahgunaan narkoba.(*)

Editor : Rid1

Crunchy 88 Fried Chicken dan Ayam Geprek
Crunchy 88 Fried Chicken dan Ayam Geprek